Saksikan Video Musik Single Terbaru Roxx, “Black Status”

Roxx, salah satu band pionir thrash/speed metal tanah air, pada hari ini resmi merilis video musik untuk single terbaru mereka yang bertajuk “Black Status”. Single ini sekaligus menjadi rilisan pertama Roxx sejak ditinggal sang gitaris merangkap produser, Jaya pada awal Januari 2016 lalu. Video musik ini secara eksklusif diluncurkan melalui kanal YouTube Rolling StoneIndonesia.

“‘Black Status” sebagai himbauan untuk setiap generasi agar selalu waspada, karena penyebar kebohongan ada di mana-mana dan agar kita selalu bersatu dan jangan mau diadu domba,” ungkap pihak band melalui rilis pers. Perihal musik, Roxx mengklaim bahwa musik mereka kini makin beringas dan sinis.

Jika di simak pada

nomor “Black Status” ini akan kita dengar pengaruh musik mulai dari System of a Down, Anthrax hingga Metallica. Sementara pada liriknya sendiri banyak mengulas tentang fenomena hoax dan kampanye hitam yang belakangan ini sangat gencar disebarluaskan di beragam media sosial.

“Sesuai ciri khas Roxx yang selalu mengusung riff-riff gitar dan sound distorsi yang beringas, juga gebukan drum yang buas, dengan banyak unsur kekinian mengikuti perkembangan zaman pastinya,” lanjut pihak band.

Usai ditinggal Jaya, kabarnya Roxx kembali diperkuat secara permanen oleh gitaris Iwan Achtandi, yang menurut pihak band sebenarnya tidak pernah benar-benar hengkang dari band. Patut diketahui, Iwan sebelumnya sempat

meninggalkan Roxx pada tahun 1996.

“Iwan keluar dari Roxx karena urusan kepalanya, urusan negara dan sebagainya,” ungkap Jaya di atas panggung terakhirnya bersama Roxx, yang kemudian kutipan ini dimuat pemberitaan di Rolling Stone setahun yang lalu.

Dengan kembali masuknya Iwan (gitar), praktis empat personel lainnya yang kini memperkuat Roxx adalah Trison Manurung (vokal), Toni Monot (bass), DD Crow (gitar), dan Raiden Soedjono (drummer).

Rencananya “Black Status” akan menjadi single pertama mereka untuk album studio selanjutnya, Anthem ,yang akan dirilis pada April mendatang. Dirilisnya album ini sekaligus menjadi kado ulang tahun Roxx yang ke-30 tahun mereka berkarya di industri musik cadas tanah air.

Source: Rolling Stone Indonesia

Memasuki Usia Ke 30 Tahun, ‘ROXX’ Siap Rilis Album Baru Berjudul “30th Anthem”

Rock Legacy – Lama tidak muncul, Group metal tanah air, ‘ROXX’ dikabarkan sedang sibuk dengan kegiatan rekaman album ter-anyar-nya. Info ini tentu saja menjadi sebuah kabar gembira bagi para Metalhead tanah air yang selama ini setia menunggu rilisnya karya – karya terbaru dari group cadas yang didirikan pada 1 April 1987 di Jakarta ini.

Album yang sedang digarap oleh Trison Manurung [Vokal], Iwan Achtandy [Gitar] dan Tony Sutomo [Bass] yang merupakan tiga personil ROXX Formasi awal plus dua personil yang masuk belakangan yaitu DD Crow [Gitar sejak tahun 1999] dan Raden Soe [Drummer sejak 2008], merupakan album yang sangat istimewa karena album ini di produksi dalam rangka menyambut ulang tahun ROXX yang ke 30 pada bulan tanggal 1 April nanti dan rencananya pada tanggal itupun album ini akan di launching.

foto_roxx

 

Album yang nantinya akan di beri judul “30th Anthem” ini sudah hampir selesai karena sudah memasuki proses mixing oleh Joseph Manurung usai selesainya seluruh proses rekaman di Royal Studio dan EC3 Studio milik Fajar Edane. Menurut info dari Trison sang vokalis, nantinya akan ada 9 track lagu di album 30th Anthem dengan komposisi 4 lagu lama yang di rekam ulang dan 5 lagu baru yang benar – benar fresh.

“Untuk album 30th Anthem yang di produksi oleh Putra Mandala Production [PMP] ini, ada sedikit penyegaran dalam aransemen, liriknya pun berbicara mengenai tema sosial yang saat ini sedang melanda NKRI seperti lagu berjudul “Black Status” yang liriknya membicarakan masalah fitnah – fitnah yang di sebarkan lewat media sosial saat ini”, terang Trison

“Video klip lagu berjudul Black Status bahkan sudah selesai dibuat, sekarang kita sedang menggarap klip untuk lagu berikutnya”, terang Trison lagi.

Source : Rock-legacy.com

Roxx Bergema (Lagi)

GeMusik – Pionir thrash metal Roxx akhirnya geram juga melihat aksi saling hujat serta maraknya berita hoax yang menghiasi ranah media sosial dalam beberapa bulan belakangan ini. Trison Manurung (vokal) menumpahkan kejengkelannya melalui video clip terbarunya, “Black Status”.  Inilah rilisan pertama setelah Jaya (gitar) mengundurkan diri sekaligus menandai eksistensi 30 tahun mereka di dunia musik.

“Sebenarnya ide Black Status ini dari gue, cuman pengerjaannya bersama-sama”, jelas Trison kepada Gemusik, Senin (20/2).

Intinya dengan lagu ini Roxx berpesan kepada masyarakat agar memilah pesan-pesan yang bertebaran di media sosial. Tidak mudah terhasut sehingga Bhinekka Tunggal Ika bisa kita pertahankan demi kesatuan Indonesia. Kritikan keras ini seperti menemukan momentum karena lirik yang pedas dibungkus raungan thrash metal.

Rampungnya single “Black Status” sekaligus mengobati kerinduan fans Roxx yang telah setia menunggu gebrakan terbaru mereka. (*)

Source : Gemusik

Rayakan Usia Ke-30 Tahun, Roxx Rilis Album ke-6

Riki Noviana • 28 Feb 2017 • News

 

Keberhasilan menggaet produser dari kalangan pecinta dan pebisnis di scene metal – produser eksekutif Ilham Johan bersama Putra Mandala Production – serta kesuksesan menggandeng kembali Iwan Achtandi sebagai gitaris, legenda rock/metal Tanah Air, Roxx merayakan hari jadi mereka yang ke-30 dengan merilis album ke-6 yang bertajuk “Anthem”.

Album ini terdiri dari sembilan lagu, dengan komposisi lima lagu baru dan empat lagu lama yang direkam ulang. Dan sebagai gerbang pembuka, sebelum album yang menampilkan formasi Trison Manurung (vokal), Toni Monot (bass), DD Crow (gitar), Raiden Soedjono (dram), dan Iwan Achtandi – menggantikan Jaya yang hengkang sejak awal tahun 2016 – ini dirilis secara resmi pada April 2017, mereka telah meluncurkan video klip dari lagu berjudul “Black Status”.

“Lagu “Black Status” yang liriknya jujur-brutal apa adanya, mengenai kritik sosial politik masa kini – betapa muaknya melihat negeri terpecah-belah karena kepentingan, terutama di era digital dan socmed seperti sekarang ini. Sedangkan musiknya ini keras dan sinis, sesuai ciri khas Roxx yang selalu mengusung riff-riff gitar dan sound distorsi yang beringas, gebukan drum yang buas, dengan banyak unsur kekinian yang mengikuti perkembangan zaman pastinya,” beber Roxx seperti dilansir dari siaran pers yang diterima meja redaksi.

“Dan “Black Status” ini adalah sebagai imbauan untuk setiap generasi agar selalu waspada, karena penyebar kebohongan ada dimana-mana; agar kita selalu bersatu dan jangan mau diadu domba,” tutup pernyataan tersebut.

Selamat datang Roxx!

Source : gitarplus.net

Belum Mati, Roxx Kembali Bergema

LAZONE.ID – Bagi para penikmat musik rock Tanah Air pastinya nggak asing sama grup band Roxx. Grup band yang disebut pioner di industri musik rock Indonesia.

Besar di era 80-an, Roxx udah jarang terdengar lagi memasuki era 2000-an. Tapi bukan mati, karena mereka masih sering manggung.

Dan kini, Roxx mencoba kembali menegaskan bahwa mereka hidup lewat lagu baru. Roxx kembali bergema lewat ‘Black Status’.

Nggak cuma lagu, Roxx pun juga resmi merilis video klip dari ‘Black Status’. Sebuah video klip yang cuma menggambarkan cerita dalam lagu itu.

‘Black Status’ sendiri bercerita tentang kritik sosial di era modern saat ini. Di mana Roxx merasa muak dengan banyaknya perpecahan yang terjadi di bumi Indonesia.

‘Black Status’ juga menjadi pemanasan menyambut album baru Roxx. Album baru Roxx sendiri rencananya dirilis pada April mendatang.

Album baru Roxx nanti juga punya makna sendiri. Sebuah kado ulangtahun Roxx ke-30.

Source : lazone.id

ROXX:KEMBALI BERGEMA LEWAT SINGLE BARU

22 February 2017 By NTP

Roxx, unit thrash metal veteran, resmi merilis video klip “Black Status” pada 17 Februari lalu. “Black Status” adalah single perdana dari album keenam Roxx, Anthem, yang akan dilepas pada bulan April mendatang.

Dikutip dari siaran pers yang diterima SuperMusic ID, lirik tegas “Black Status” merupakan kritik terhadap kondisi sosial-politik yang memecah belah negara karena kepentingan tertentu.  “Black Status” adalah imbauan Roxx pada setiap generasi “Karena penyebar kebohongan ada dimana-mana dan agar kita selalu bersatu dan jangan mau diadu domba”.

Menginjak umur 30 tahun, Roxx tetap memainkan riff-riff thrash metal yang penuh distorsi dan hentakan drum beringas. “Black Status” juga menunjukkan kualitas produksi heavy metal yang bersih dan modern. Kuintet asal Jakarta ini masih mempertahankan energi besar pasca mundurnya gitaris kawakan dan salah satu pendiri Roxx, Wijaya (Jaya) tahun 2015 silam.

Menurut siaran pers tersebut, album Anthem dapat digarap berkat produser Ilham Johan (Putra Mandala Production). Gitaris penggubah lagu antemik “Rock Bergema”, Iwan Achtandi, juga kembali aktif bersama Roxx dalam proses rekaman Anthem. Album tersebut, menurut Roxx adalah bentuk perayaan dan bersenang-senang menyambut ulang tahun ke-30 Roxx.

Anthem terdiri  dari sembilan lagu, lima lagu baru dan empat lagu lama yang direkam ulang. Album keenam tersebut adalah satu-satunya album Roxx yang tak digawangi oleh Jaya sebagai gitaris. Anthem juga merupakan album penuh Roxx pertama sejak Bergema Lagi (2004).

Formasi Roxx kini dihuni Trison Manurung (vokal), Iwan Achtandi (gitar), Toni Monot (bass), dan gitaris gaek Didik “Crow” Danardono (eks gitaris Powerslaves). Sementara posisi drummer diisi anggota termuda, Raiden Soedjono.

Source: Supermusic.id